Sejarah Sulawesi Encyclopedia

Selasa, 11 Agustus 2020

PERANCISITU ITU DE GROOT OOST INDIE???

KUMPULAN WIKIPEDIA

Perusahaan India Timur Prancis

Community-created content on this topic is also available
WIKIPEDIA.... Automatic translation
Learn more
Artikel ini dapat diperluas dengan teks yang diterjemahkan dari artikel terkait dalam bahasa Prancis .
Perusahaan India Timur Prancis ( Prancis : Compagnie française pour le commerce des Indes orientales ) adalah perusahaan komersial Kekaisaran, didirikan pada tahun 1664 untuk bersaing dengan perusahaan Inggris (kemudian Inggris) dan Belanda di Hindia Timur .
Direncanakan oleh Jean-Baptiste Colbert , itu disewa oleh Raja Louis XIV untuk tujuan perdagangan di Belahan Bumi Timur . Ini dihasilkan dari perpaduan tiga perusahaan sebelumnya, Compagnie de Chine 1660, Compagnie d'Orient dan Compagnie de Madagascar . Direktur Jenderal pertama Perusahaan adalah François de la Faye , yang didampingi oleh dua Direktur dari dua organisasi perdagangan paling sukses pada saat itu: François Caron , yang telah menghabiskan 30 tahun bekerja untuk Perusahaan Hindia Timur Belanda , termasuk lebih dari 20 tahun di Jepang , [1] dan Marcara Avanchintz , seorang pedagang Armenia dari Isfahan , Persia .

Raja Prancis Henry IV mengesahkan Compagnie des Indes Orientales yang pertama , memberikan perusahaan monopoli perdagangan Hindia selama 15 tahun. [3] Namun, pendahulu dari Compagnie des Indes Orientales milik Colbert ini bukanlah perusahaan saham gabungan, dan didanai oleh Crown.

Modal awal dari Compagnie des Indes Orientales yang dirubah adalah 15 juta livre, dibagi menjadi 1000 livres masing-masing. Louis XIV mendanai 3 juta livre investasi pertama, yang akan dikenakan kerugian dalam 10 tahun pertama. [3] Penawaran saham perdana dengan cepat terjual habis, karena anggota istana Louis XIV menyadari bahwa mendukung inisiatif luar negeri Raja adalah kepentingan mereka. Compagnie des Indes Orientales diberikan monopoli selama 50 tahun atas perdagangan Prancis di Samudra Hindia dan Pasifik, sebuah wilayah yang membentang dari Tanjung Harapan hingga Selat Magellan. [3] Raja Prancis juga memberikan konsesi kepada Perusahaan untuk selamanya atas pulau Madagaskar, serta wilayah lain yang dapat ditaklukkannya.

Kompeni gagal menemukan koloni yang berhasil di Madagaskar , tetapi berhasil membangun pelabuhan di pulau terdekat Bourbon dan Île-de-France (sekarang Réunion dan Mauritius ). Pada 1719, ia telah memantapkan dirinya di India , tetapi perusahaan itu hampir bangkrut . Pada tahun yang sama, Compagnie des Indes Orientales digabungkan di bawah arahan John Law dengan perusahaan perdagangan Prancis lainnya untuk membentuk Compagnie Perpétuelle des Indes . Korporasi yang direorganisasi kembali beroperasi pada tahun 1723.

Dengan jatuhnya Kekaisaran Mughal , Prancis memutuskan untuk campur tangan dalam urusan politik India untuk melindungi kepentingan mereka, terutama dengan menjalin aliansi dengan penguasa lokal di India selatan. Dari tahun 1741, Prancis di bawah Joseph François Dupleix menjalankan kebijakan agresif terhadap orang India dan Inggris sampai mereka akhirnya dikalahkan oleh Robert Clive . Beberapa pelabuhan perdagangan India, termasuk Pondichéry dan Chandernagore , tetap di bawah kendali Prancis hingga 1954.

Meriam Perusahaan India Timur Prancis ("Canon de 4"). Perunggu , 1755, Douai . Kaliber: 84mm, panjang: 237cm, berat: 545kg, amunisi: bola besi 2kg.
Kompeni tidak mampu mempertahankan dirinya secara finansial, dan dihapuskan pada tahun 1769, sekitar 20 tahun sebelum Revolusi Prancis . Raja Louis XVI mengeluarkan dekrit tahun 1769 yang mewajibkan Perusahaan untuk mentransfer kepada negara semua properti, aset dan haknya, yang bernilai 30 juta livre. Raja setuju untuk membayar semua hutang dan kewajiban Perusahaan, meskipun pemegang saham dan wesel Perusahaan hanya menerima sekitar 15 persen dari nilai nominal investasi mereka pada akhir likuidasi perusahaan pada tahun 1790. [3]

Perusahaan ini dibangun kembali pada tahun 1785 [4] dan menerbitkan 40.000 saham, dengan harga masing-masing 1.000 livres. [3] Itu diberikan monopoli pada semua perdagangan dengan negara-negara di luar Tanjung Harapan [4] untuk jangka waktu tujuh tahun yang disepakati. [3] Namun, perjanjian tersebut tidak mengantisipasi Revolusi Prancis , dan pada tanggal 3 April 1790 monopoli dihapuskan oleh tindakan Majelis Prancis yang baru yang dengan antusias menyatakan bahwa perdagangan Timur Jauh yang menguntungkan selanjutnya akan "dibuka untuk semua orang Prancis ". [4] Perusahaan, yang tidak terbiasa dengan persaingan atau ketidaksukaan resmi, jatuh ke dalam penurunan yang stabil dan akhirnya dilikuidasi pada tahun 1794
DAN SETERUSNYA....
https://translate.googleusercontent.com/translate_c?client=srp&depth=1&hl=id&prev=search&rurl=translate.google.com&sl=en&sp=nmt4&tl=id&u=https://en.m.wikipedia.org/wiki/French_East_India_Company&usg=ALkJrhhk2Td0MDNtAXxr6iwHsNhDwGZmYQ

Rabu, 22 Juli 2020

Saya yakin suatu hari nanti Saya yang di akui sebagai penemu Lokasi Benua Lemuria dan Benua Atlantis yang hilang / tenggelam....

BENUA YANG TENGGELAM
Soal peradaban dan daratan yang tenggelam, dalam hal ini Benua Lemuria dan Benua Atlantis, kedua duanya di "Wilaya Asean"... dimana masa Lemuria merupakan satu Peradaban sebelum peradaban Nabi Adam atau satu peradaban yang mendahului era peradaban Nabi Adam. 

Adapun Peradaban yang mendahului satu peradaban sebelum sebelum era Peradaban Nabi Adam, bisa saja di di luar ASEAN.

____Dan bahwa kenapa Plato tidak pernah menyelesikan bukunya, manurut saya, hanyadua kemungkian, kaena ia sadar ia salah tulis/ salah enjelaskan, kedua; karena dilarang oleh pihak yang berkuasa pada dunia pada waktu itu. karena yang Plato tulis tentan peradaban maju yang mendahului era Peradaban Nabi Adam, bisa jadi bahwa buku yang ditulis oleh Plato tentang Lemuria, namun karena peradaban tersbut sekitar 2000 tahun, atau bahkan 2500 tahun dari era peradaban Nabi, namun kemudian di saring dan di ubah pengertiannya yang sampai ke publik bahwa yang ditulis oleh Plato yaitu tentang Altantis ...... artinya pihak yang berkuasa didunia pada zaman Plato saja melarang penulisan sejarah yang berbeda dengan yang telah di gelontorkan oleh semua pemerintah dibawah kekuasaan pihak yang menguasai dunia (negara paling adi daya), informasi dengan yang diketahui olh publik, harus dihapus. Dan secara politik yang selalu menjadi alasanya negara paling adi daya adalah kebenaranpun wajib disembunyikan bila hal itu mengganggu kantibmas dunia atau mengacaukan publik dunia. Itu alasan politik, namun dibalik itu, mereka tidak ingin sejarah yang sebenarnya di ketahui publik agar negara adi kuasa tersebut tidak dihakimki oleh publik dunia. 
Sama hal sekarang, ketika sejarah dunia yang telah di revolusi mulai tercium kebenaranya, propaganda akan sejarah yang di ketahui publik yang tidak lain adalah sejarah yang telah direvolusi, propagandanya di tingkatkan. dan dan dalam hal apapun terkiat dengan sejarah masa lalu, maka harus dihapus dengan alasan tersebut, secara perlahan lahan atau secara cepat.... contoh kasus antara lain Manusia Bemaata satu (manusia yang hanya satu rongga mata), karena yang di ketahui oleh publik dunia pada masa ini bahwa yang seperti itu yang disebut dajjal, maka yang seperti itu harus dihapus agar tidak diketahui oleh publik ppada poengertian tidak diketahui atau dicegah untuk tidak secara meluas kalau infonya telah ada, begitu juga soal manusia betanduk pemberlakuanyapun akan sama..... dimana di Selayarpun pernah ditemukan tengkorak manusia bertanduk, namun tidak ada yang berani publikan karena publik sudah terlanjur percaya bahwa mahluk bertanduk adalah setan.... manhkuk mahlu aneh dimasa lalu dimata publik, bahkan kadang di buarkan cerita, seperti mahluk yang gmbaran kepalnya seperti manusia UFO, karena itu juga ada publikasi, maka tentu baik secara perlahan lahan akan dihas. Oleh karena itu bahwa kenapa Negara Adi Kuasa wajib menguasai media informasi maupun sarananya yang meruopakan media atau sarana yang sanmgat menduania, wajib dapat ditaktis oleh Negara Adi Kuasa dengan tujuan seperti yang telah saya katakan.
Negara Adi Kuasa senantiasa mendorong aga manusia sejarah yang diketahui oleh publik dengan alasan yang telah saya katakan, baik secara langsung maupun secara tidak langsung.

SAYA yakin bahwa BUKAN SAJA TENTANG BENUA ATLANTIS suatu hari nanti Saya yang di akui sebagai penemu Dua (2) Lokasi Benua yaitu Benua Atlantis yang hilang / tenggelam tersebut, bahkan Saya juga yakin bahwa suatu hari nanti, Saya juga yang akan diakui sebagai penemu Lokasi Benua Lemuria,... aaakan tetapi, setelah hal itu nanti terjadi, dan publik sudah mengetahui yang sebenarnya, dan sebaliknya tidak mempercayai versi veris konon kabarnya atau versi sekarang, naka akan bermunculan berita mengklaimata itu bahwa bukan saya yang menemukanya, akan tetapi lebih dulu ditemukan oleh Prof A , ataupun Prof B, atapun si anu dan si ini yang lebih duluan menemukanya, dengan alasan bahwa hanya bukunya dilarang unuk diterbitkan 
Bahwa kenaa kemudian Negara paling Ady Kuasa (Amerika Serikat merangkul dgn baik Pilipina dan Jepang, karena kedua negara tersbut Para ahli sejaranya lokasi Benua Lemuria yang sebenarnya yaitu di laut Philipina.__.

TENGKORAK TENGKORAK MASA LALU YANG ANEH (dimata publik)
Pada tahun 1800-an, dari sebuah pemakaman kuno di dekat kota Sayre, Bradford County - Pennsylvania, telah ditemukan kerangka yang serupa manusia tetapi bertubuh besar. Selain soal tingginya, juga terdapat keanehan lain yaitu pada bagian kening tengkorak kepalanya terdapat sepasang tanduk. Diperkirakan dikuburkan pada 1200.

Pada 1888, tujuh kerangka dalam posisi duduk ditemukan pada sebuah lokasi pemakaman di dekat Clearwater, Minnesota. Masing-masing makhluk ini ternyata memiliki dua baris deretan gigi, baik yang di rahang atas maupun di rahang bawah. Selain itu, dahinya lebih pendek dan miring dibandingkan tengkorak manusia yang lazim.

Pada 1995, periset Robert Connolly mempublikasikan foto tengkorak kepala berbentuk kerucut (gbr. atas-kanan) yang ditemukan di Nazca, Peru. Umurnya diperkirakan telah mencapai puluhan ribu tahun. Bentuk kepalanya ini jelas berbeda dengan karakteristik tengkorak manusia modern maupun manusia purba Neanderthal yang memang tak pernah ditemukan jejaknya di Amerika Selatan. Robert Connolly juga melaporkan penemuan kerangka aneh lainnya, yang bentuknya sama dengan manusia modern, kecuali tengkorak kepalanya yang besar pada bagian atas (cranium) dan rongga mata lebar (gbr. atas-tengah). Karen Scheidt juga melaporkan penemuan kerangka dengan bentuk tengkorak yang sama dari sebuah gua di Meksiko. Sebuah tengkorak aneh juga ditemukan di sebuah pertambangan yang berlokasi di dekat Chihuahua, Meksiko pada 1930. Bagian belakang kepalanya melebar sedangkan rongga matanya besar. Diperkirakan berusia anak-anak. Pada akhir 1999, diperoleh hasil pengujian DNA yang mengindikasikan bahwa tengkorak tersebut adalah dari jenis manusia.

Pada 1911, para pekerja tambang yang sedang melakukan penggalian pada sebuah area berjarak 22 mil sebelah barat daya Lovelock, Nevada, secara tidak sengaja menemukan mumi seperti manusia bertubuh raksasa, dengan masih terdapat sisa rambut berwarna merah pada kepalanya. Di kalangan penduduk lokal setempat, suku indian Paiute juga ada legenda kuno yang menceritakan tentang manusia raksasa berambut merah, yang mereka sebut Si-te-cahs dan menjadi musuh suku-suku indian di daerah ini.

Tengkorak aneh juga dilaporkan banyak ditemukan di gua-gua gunung kapur Filipina, antara lain di Bohol, Pegunungan Palaupau, Sumilio, Bukidnon dan pada beberapa tempat di Agusan. Tengkorak-tengkorak ini masing-masing hanya memiliki satu rongga mata di bagian dahi. Pihak otoritas Filipina pada Februari 2002 menyatakan bahwa rongga mata tersebut terbentuk secara buatan oleh alam tetapi kenyataannya adalah tak ada lagi sepasang rongga mata sebagaimana lazimnya selain hanya terdapat satu di dahinya.
Sumber:
1. .“Weird Skeletons in Mankind’s Closet”. May, 2000.
2. Pye, Lloyd & Mark Bean. “The Starchild Project”. 1999.

Catatan; 
Bahwa kenapa kemudian pihak otoritas Filipina pada Februari 2002 menyatakan bahwa rongga mata tersebut terbentuk secara buatan oleh alam, tentu seperti yang telah saya sampikan diatas bahwa Pihak Negara Paling Adi Kasa agar pemerintah setempat membuat alasan untuk mengklain hal itu bahwa tidak seperti itu yang sebenarnya, padahal fakta lapanganya seperti itu, dan memang yang benar seperti itu..... untung saya dulu saya sudah mencopy copyan foro tengkorak itu, dan sudah mempostinya, semoga pihak manajemen fb tidak menghapusnya...... 

Lemuria (benua)

Lemuria (pengucapan bahasa Inggris: [lɨˈmjʊəriə][1]) adalah nama "daratan yang hilang" yang diduga terletak di samudera Hindia atau samudera PasifikKumari Kandam kadang-kadang juga dikait-kaitkan dengan Lemuria. Namun, tidak terdapat satu pun formasi geologis di dasar samudera Hindia atau Pasifik yang menunjukkan keberadaan Lemuria.

Antara lain Penulis Tentang Benua Lemuria yang asal menulis, atau munjgkin tulisan orderan...... 
Peradaban Tinggi Bangsa Lemuria
POSTED ON JANUARI 28, 2012 UPDATED ON JANUARI 29, 2012
https://oediku.wordpress.com/2012/01/28/peradaban-tinggi-bangsa-lemuria/


Hal terakhir Pada Ulasan Saya ini :
______Bahwa kenapa kemudian saya mengatakan dua Nabi di Era Masehi (Nabi Isa dan Nabi Muhammad), karena Daratan Rendah yang pengertinya lebih rendah dari ketinggian permukaan air lait yang di bangun oleh Manusia alias di Dam / di Duiren) yang kemudian di sejarakan sebagai Arab dan atau Jazira Arab, di laut Sulawesi, Daratan rendah tersebut di bobol pada tahun 1511, dan itulah Malacca yang merupakan Wilayah kedendahan yang mewilayahi Tanah Arab yang sebenarnya di masa Nabi Muhammas saw.... Colek Andi Nurmiyati Mapangandro, Jaka Elbar Albarani, Chalenger..... apa pandapatnya???
Penenggalaman Malacca bahkan lebih singkat, karena tidak cukup setengan hari... dan artinya ; perencananan pembagunan pemindahan Malkacca yang tenggelam sudah di rencakan tidak lama atau beberap tahun setelah Pembobolan / Penenggelaman Malacca, dan yang di sejarakan sebagai Alfonso de Albuquerquer yang bergelar Batared versi sekarang, itu adalah Batara Gowa veris NKRI dalam Sejarah Kerjaan Gowa, dimana cerita itupun versi revulis sejarah ala NKRI, dimana Kerajaan Maccassar yang berdiri setelah seiktar 30 tahun berdirinya VOC, atau setelkah sekitar 20 tahun di pindahkanya VOC berpusat di Kerajaan Makaccar dari kantor sementarnya di Maluku Ambon.
Pusat Kerajaan Maccasar di Goa India Maccasar di bubarkan oleh EIC / The Company (Britany) pada tahun 1789, dan berakhir pada tahun 1942 Britany kalah oleh Jepang, dan Britany / The Company bertekut lutut pada Jepang pada tahun 1943.
untuk mengakali hukum bertekut lututnya Britany pada Jepang, Amerika dan Inggris kemudian pura pura akan mengembalikan wilayah kolonialnya Kerajaan yang dulu membawahi KNIL, dengan di mediasi oleh inggris meminta KNIL agar menjalin perjanjian militer dgn Amerika Serikat, namun kemudian, Amerika Serikat dan Inggris mengahibisi Sejarah KNIL dan Kerajaanya setelah Jepang Betekut Lutut, mindahkan Sejaranya ke Negara sekutu Ingris dan Amerika Serikat mereka yaitu yang publik NKRI kenal sebagai Negara Belanda, dan Dunia mengenalnya sebagai Kingdom of Nederlands. sebagai Kerajaan atasan KNIL dimasa lalu, padahal KNIL dan Kantornya dari sejak berdirinya Negara tersebut sampai sekarang Kantornya tidak pernah ada disana, hal itu Masyarakat tidak sadari bahwa baik VOC maupun KNIL sangat ambigu sejarahnya yang mereka tahu, bahwa sebagai Perusahaan Kongsi Dagang yang di utus memenopoli perdagangan di Indonesia oleh Negaranya ke Indonesia, dan sekaligus menjajahv Imdonesia dimasa lalu, tidak punya Kantor Pusat di Negaranya sendiri.

Selasa, 21 Juli 2020

SOEKARNO SANG KOMUNIS PENENTANG KAUM BORJUIS (PENENTANG VAN BOUGIES) BUKAN SOEKARNO DE GROOT OOST INDIE

Borjuis 

Bourgeoisie ( / ˌ b ʊər ʒ . W ɑː ˈ z iː / ; Prancis: [buʁʒwazi] ) adalah istilah Prancis polisemous yang dapat berarti:
kelas sosial yang didefinisikan secara sosiologis, terutama di masa kontemporer, merujuk pada orang-orang dengan modal budaya dan keuangan tertentu yang termasuk kelas menengah ke atas : kelas menengah atas ( haute ), menengah ( moyenne ), dan borjuis kecil ( mungil ) (yang secara kolektif disebut "borjuis"); strata kelas menengah yang makmur dan seringkali mewah yang berdiri berhadapan dengan kelas proletariat . [1]
awalnya dan umumnya, "mereka yang tinggal di wilayah ", yaitu, orang-orang kota (termasuk pedagang dan pengrajin), berbeda dengan orang-orang di daerah pedesaan ; dalam pengertian ini, burjuasi mulai tumbuh di Eropa dari abad ke-11 dan khususnya selama Renaisans abad ke-12 (yaitu, awal Abad Pertengahan Tinggi), dengan perkembangan pertama dari eksodus pedesaan dan urbanisasi .
kelas Abad Pertengahan yang ditetapkan secara hukum sampai akhir Ancien Régime (Rezim Lama) di Eropa yang berbahasa Prancis, yaitu penduduk yang memiliki hak kewarganegaraan dan hak politik di sebuah kota (sebanding dengan istilah Jerman Bürgertum dan Bürger ; lihat juga " Burgher ", dan untuk istilah Inggris " Burgess ").

"Borjuasi" dalam arti aslinya terkait erat dengan keberadaan kota-kota yang diakui oleh piagam perkotaan mereka (misalnya, piagam kota , hak istimewa kota , hukum kota Jerman ), jadi tidak ada borjuasi "di luar tembok kota" di luar itu orang-orangnya adalah " petani " yang diserahkan ke pengadilan-pengadilan megah dan manorialisme (kecuali untuk "borjuis adil " yang bepergian yang tinggal di luar wilayah perkotaan, yang mempertahankan hak kota dan domisili mereka ).

Dalam filsafat Marxis , kaum borjuis adalah kelas sosial yang datang untuk memiliki alat - alat produksi selama industrialisasi modern dan yang kepedulian sosialnya adalah nilai properti dan pelestarian modal untuk memastikan kelangsungan supremasi ekonomi mereka di masyarakat. [2]

Joseph Schumpeter melihat penggabungan unsur-unsur baru ke dalam borjuasi yang berkembang, terutama pengusaha yang mengambil risiko untuk membawa inovasi ke industri dan ekonomi melalui proses penghancuran kreatif , sebagai kekuatan pendorong di belakang mesin kapitalis. [3]

Etimologi
Bahasa Prancis Modern kata borjuis ( Prancis: [buʁʒwa] ; Inggris: / ˈ b ʊər ʒ . W ɑː , ˌ b ʊər ˈ ʒ w ɑː / ) berasal dari bahasa Prancis kuno burgeis (kota berdinding), yang berasal dari bourg ( pasar kota ), dari Old Frankish burg (kota); dalam bahasa Eropa lainnya, derivasi etimologis termasuk burgeis Inggris Tengah , burger Belanda Tengah , Bürger Jerman, burger Inggris Modern , burger Spanyol, burger Portugis, dan burżuazja Polandia, yang kadang-kadang identik dengan " inteligensia " . [4] Dalam arti harfiahnya, borjuis dalam bahasa Prancis Lama ( burgeis, borjois ) berarti "penduduk kota".

Dalam bahasa Inggris, kata "borjuis" (kelas warga negara Prancis) diidentifikasi [ kapan? ] kelas sosial yang berorientasi pada materialisme ekonomi dan hedonisme , dan untuk menjunjung tinggi kepentingan politik dan ekonomi ekstrim dari kelas penguasa kapitalis. [5] Pada abad ke-18, sebelum Revolusi Perancis (1789-99), dalam tatanan feodal Prancis, istilah maskulin dan feminin borjuis dan borjuis mengidentifikasi pria dan wanita kaya yang menjadi anggota Estate Ketiga perkotaan dan pedesaan - the orang-orang biasa dari kerajaan Prancis, yang dengan kejam menggulingkan monarki absolut Raja Bourbon Raja Louis XVI (m. 1774–1991), pendetanya, dan bangsawannya dalam Revolusi Prancis tahun 1789–1799. Karenanya, sejak abad ke-19, istilah "borjuis" biasanya secara politis dan sosiologis identik dengan kelas atas yang berkuasa dari masyarakat kapitalis. [6]

Secara historis, kata borjuis Perancis abad pertengahan menunjukkan penduduk bourgs (kota-kota berdinding), para pengrajin , pengrajin , pedagang , dan lainnya, yang merupakan "borjuis." Mereka adalah kelas sosial-ekonomi antara petani dan tuan tanah, antara pekerja dan pemilik alat - alat produksi . Ketika para manajer ekonomi dari bahan (mentah), barang, dan jasa, dan dengan demikian modal (uang) yang dihasilkan oleh ekonomi feodal, istilah "borjuis" berevolusi untuk juga menunjukkan kelas menengah - pengusaha dan pengusaha yang mengakumulasi , mengelola, dan mengendalikan ibukota yang memungkinkan pengembangan bourgs menjadi kota-kota. [7] [ perlu penawaran untuk memverifikasi ]

Secara kontemporari, istilah "borjuis" dan "borjuis" (kata benda) mengidentifikasi kelas penguasa dalam masyarakat kapitalis, sebagai strata sosial; sementara "borjuis" (kata sifat / pengubah kata benda) menggambarkan Weltanschauung ( pandangan dunia ) pria dan wanita yang cara berpikirnya ditentukan secara sosial dan budaya oleh materialisme ekonomi dan filistinisme mereka , identitas sosial yang terkenal diejek dalam komedi Molière Le Bourgeois gentilhomme ( 1670), yang menyindir membeli jebakan identitas kelahiran-mulia sebagai sarana memanjat tangga sosial. [8] [9] Abad ke-18 menyaksikan rehabilitasi sebagian dari nilai-nilai borjuis dalam genre seperti borjuis drame (drama borjuis) dan " tragedi borjuis ".
https://en.wikipedia.org/wiki/Bourgeoisie

Proletariat
Proletariat ( / ˌ p r oʊ l ɪ ˈ t ɛər i ə t / dari proletarius Latin "menghasilkan keturunan") adalah kelas pencari nafkah dalam masyarakat ekonomi yang hanya memiliki nilai material yang signifikan adalah tenaga kerja mereka (bagaimana banyak pekerjaan yang bisa mereka lakukan). [1] Seorang anggota kelas semacam itu adalah seorang proletar .

Teori Marxis menganggap kaum proletar ditindas oleh kapitalisme dan sistem upah (lihat borjuis ). Penindasan ini memberi proletariat kepentingan ekonomi dan politik bersama yang melampaui batas-batas nasional. Kepentingan bersama ini menempatkan proletariat dalam posisi untuk menyatukan dan mengambil alih kekuasaan dari kelas kapitalis (lihat kediktatoran proletariat ), untuk menciptakan masyarakat komunis yang bebas dari perbedaan kelas.

Proletarii dalam Roma Kuno
Proletari merupakan kelas sosial warga negara Romawi yang memiliki sedikit atau tanpa properti. Asal usul nama ini mungkin terkait dengan sensus , yang dilakukan otoritas Romawi setiap lima tahun untuk menghasilkan daftar warga dan properti mereka dari mana tugas militer dan hak pilih mereka dapat ditentukan. Untuk warga negara dengan harta kekayaan senilai 11.000 ass atau kurang, yang berada di bawah sensus terendah untuk dinas militer, anak-anak mereka — proles (dari bahasa Latin, "keturunan") - didaftar sebagai pengganti properti mereka; karenanya, nama proletarius , "orang yang menghasilkan keturunan". Satu-satunya kontribusi proletarius kepada masyarakat Romawi terlihat dalam kemampuannya membesarkan anak-anak, warga negara Romawi masa depan yang dapat menjajah wilayah-wilayah baru yang ditaklukkan oleh Republik Romawi dan kemudian oleh Kekaisaran Romawi . Warga negara yang tidak memiliki properti yang penting disebut capite censi karena mereka adalah "orang-orang yang terdaftar bukan sebagai milik mereka ... tetapi hanya karena keberadaan mereka sebagai individu yang hidup, terutama sebagai kepala ( caput ) sebuah keluarga." [2] [catatan 1]

Meskipun termasuk dalam salah satu dari lima centuriae pendukung Comitia Centuriata (Bahasa Inggris: Majelis Centuriate ), proletarii sebagian besar kehilangan hak suara mereka karena status sosial mereka yang rendah disebabkan oleh kurangnya "bahkan properti minimum yang diperlukan untuk kelas terendah". [3] dan hierarki berbasis kelas dari Comitia Centuriata . Almarhum sejarawan Romawi, seperti Livy , bukan tanpa ketidakpastian, memahami Comitia Centuriata sebagai salah satu dari tiga bentuk majelis populer Roma awal yang terdiri dari centuriae , unit pemungutan suara yang anggotanya mewakili kelas warga sesuai dengan nilai mereka. Properti. Majelis ini, yang biasanya bertemu di Kampus Martius untuk membahas masalah kebijakan publik, juga digunakan sebagai sarana penunjukan tugas militer yang dituntut warga negara Romawi. [4] Salah satu rekonstruksi dari Comitia Centuriata menampilkan 18 centuriae dari kavaleri, dan 170 centuriae infantri dibagi menjadi lima kelas berdasarkan kekayaan, ditambah 5 centuriae personel pendukung yang disebut adsidui . Kelas infanteri top berkumpul dengan lengan dan baju besi penuh; dua kelas berikutnya membawa senjata dan baju besi, tetapi semakin sedikit; kelas keempat hanya tombak; sling kelima. Dalam pemungutan suara, kelas kavaleri dan infanteri atas sudah cukup untuk memutuskan suatu masalah; saat pemungutan suara dimulai di bagian atas, masalah mungkin diputuskan sebelum kelas bawah memilih. [5]

Setelah penutupan Perang Punisia Kedua (218-201 SM), serangkaian perang berikutnya, termasuk Perang Jugurthine dan berbagai konflik di Makedonia dan Asia, menghasilkan pengurangan yang signifikan dalam jumlah petani keluarga Romawi. Efeknya adalah bahwa Republik Romawi mengalami kekurangan orang yang propertinya memenuhi syarat mereka untuk melakukan tugas militer warga negara ke Roma . [6] Sebagai hasil dari reformasi Maria yang dimulai pada tahun 107 SM oleh Jenderal Romawi Gaius Marius (157-86), yang memperluas kelayakan layanan militer bagi kaum miskin kota, kaum proletari menjadi tulang punggung tentara Romawi . [7]
https://en.m.wikipedia.org/wiki/Proletariat

Konstitusi Republik Romawi

Konstitusi Republik Romawi adalah seperangkat norma dan kebiasaan yang tidak tertulis yang, [1] bersama dengan berbagai hukum tertulis , [2] memandu tata kelola prosedural Republik Romawi . Konstitusi muncul dari kerajaan Romawi , berevolusi secara substantif dan signifikan — hampir sampai tidak dapat diakui [3] —lebih dari hampir lima ratus tahun republik ini. Runtuhnya pemerintahan republik dan norma-norma dari 133 SM akan menyebabkan munculnya Agustus dan kepala sekolahnya. [4]

Konstitusi republik dapat dibagi menjadi tiga cabang utama: [5]
Majelis , terdiri dari orang-orang, yang berfungsi sebagai gudang tertinggi kekuasaan politik dan memiliki wewenang untuk memilih hakim, menerima atau menolak hukum, mengatur keadilan, dan menyatakan perang atau perdamaian; [6]
Senat , yang menyarankan para hakim, [7] bertindak terutama bukan pada otoritas hukum per se , melainkan dengan pengaruhnya, dan
para hakim , yang dipilih oleh rakyat untuk memerintah Republik atas nama mereka, menjalankan kekuasaan agama, militer, dan yudisial, bersama dengan hak untuk memimpin dan memanggil majelis. [8]

Satu set kompleks checks and balances dikembangkan antara tiga cabang ini. Sebagai contoh, majelis-majelis secara teoretis memegang semua kekuasaan, tetapi dipanggil dan diperintah oleh para hakim, yang, mengendalikan diskusi, menjalankan pengaruh yang mendominasi atas mereka. [9] Hakim-hakim lain juga dapat memveto persidangan di hadapan majelis, meskipun hingga akhir republik, ini jarang terjadi. [10] Demikian pula, untuk memeriksa kekuatan hakim, setiap hakim dapat memveto salah satu rekan mereka dan orang-orang plebeian memilih tribun yang bisa menengahi dan memveto tindakan hakim. [11]

Konstitusi republik, walaupun lunak dan terus berkembang, masih memiliki norma-norma substantif yang mengakar pada bagian-bagian tertentu darinya. Senat, konsul, dll pada berbagai waktu direformasi secara substansial, tetapi ada terus menerus melalui seluruh periode republik. [12] Dan aturan bahwa apa yang legislatif (di sini majelis) ciptakan adalah hukum yang mengikat berlanjut, dengan pengecualian kediktatoran, melalui seluruh periode republik. [12] Berawal dari periode dominasi ningrat , Konflik Perintah akhirnya memberikan hak politik yang setara kepada warga negara Kanada, sembari juga menciptakan orang-orang yang beruntung untuk memeriksa kekuatan ningrat dan memberdayakan majelis orang Plebeian , sebuah majelis yang terdiri dari orang-orang Plebeian di Roma, dengan penuh otoritas legislatif. [13]

Republik yang terlambat melihat peningkatan sentralisasi kekuasaan ke tangan gubernur provinsi, [14] penggunaan kekuatan militer untuk menegakkan perubahan politik (misalnya kediktatoran Sullan ), [15] dan penggunaan kekerasan, dikombinasikan dengan eksploitasi majelis "berdaulat" yang disuap atau diintimidasi yang sesuai, untuk memberikan otoritas tertinggi kepada komandan yang menang. [16] Meningkatnya legitimasi kekerasan dan sentralisasi wewenang menjadi semakin sedikit orang, dengan runtuhnya kepercayaan pada lembaga-lembaga Republik, [16] menempatkannya di jalur perang saudara dan transformasi oleh Augustus menjadi rezim otokratis berjubah. dengan citra dan legitimasi republik. [17] [18]

Pendapat Proletariat Di Masyarakat Indonesia[sunting | sunting sumber]

Di kalangan masyarakat Indonesia, pendapat tentang proletar lahir di dalam perkembangan sosialisme pada era politik etis. Banyak pendapat tentang proletar di dalam masyarakat Indonesia. Di dalam pendapat-pendapat itu, ada yang mengikuti pendapat Marxisme, adapula yang dipengaruhi paham-paham lainya seperti Pan Islamisme. Pengikut pendapat Marxis adalah mereka yang masuk ke dalam tubuh Partai Komunis Indonesia atau PKI. Dan mereka yang tidak mengikutinya bisa dibilang dari anggota paham lainya, seperti contohnya islam atau nasionalisme. Di antara mereka ialah SoekarnoTan MalakaH.O.S. Tjokroaminoto, dan Semaoen.

Soekarno[sunting | sunting sumber]

Soekarno adalah presiden Indonesia pertama kali, sekaligus salah satu dari pendiri negara Indonesia. Soekarno adalah seorang presiden yang berhaluan kiri namun tak takluk pada komunisme internasional. Prinsipnya tentang proletar berbeda dengan Marxisme. Pemikirannya dinamakan Marhaenisme. Konon ini dimulai saat perjalanannya di Bogor ketika dia masih muda. Soekarno bertemu seorang petani bernama Pak Marhaen dan berbincang dengannya. Dari sinilah ia memberikan nama idenya sesuai dengan petani yang ia temui tersebut. Dasar proletariat dalam Marhaenisme adalah seseorang yang memiliki peralatan kerja dan bisa menggunakannya sesuai dengan keiinginannya sendiri. Dia dapat melakukan apa yang dia inginkan dalam bekerja dan menikmati seperti apa yang ia mau dengan hasil yang dia dapatkan. Namun kenapa kemiskinan yang mereka dapatkan? Jawabannya adalah sistem yang membuat kemiskinan di tubuh mereka. Sistem tersebut baik berasal dari pemerintahan seperti kolonialisme atau konsep adat seperti feodalisme. Hal ini berbeda dengan Marx yang beranggapan bahwa proletar adalah orang yang seolah direbut alatnya oleh kapitalis dan diharuskan bekerja sebagai orang yang digaji. Memang dalam perjalanannya, Marhaenisme tidak mau disamakan dengan Marxisme karena dalam konsep mereka merasa berbeda.

H.O.S. Tjokroaminoto[sunting | sunting sumber]

H.O.S. Tjokroaminoto adalah tokoh pergerakan Indonesia di bawah bendera Sarekat Islam. Pemikirannya mungkin lahir dari gabungan antara banjirnya pemikiran sosialisme Marxisme baik di Indonesia maupun Internasional dan bangkitnya gerakan pembaharuan islam atau yang biasa disebut dengan Pan Islamisme.

Bagi Tjokroaminoto dan beberapa pengikut Sarekat Islam, sosialisme yang terbenar adalah sosialisme yang berjalan dan menganut agama Islam. Mereka percaya bahwa gerakan awal Islam yang dimulai dari Nabi Muhammad dan Khalifah Rasyidin adalah sebuah zaman emas terbesar dalam sejarah islam terbesar di keseluruhan zaman Islam. Berbeda dengan Marxisme yang berpikir bahwa Kapitalis selalu menginjak-injak harga diri kaum proletar, Islam memberi suatu rangka peraturan kewajiban dan hak antara keduanya. Keadilan, saling memberi dan saling memahami menjadi bagian yang wajib mereka lakukan. Kaum pemodal tak bisa seenaknya mengatur buruhnya, dan buruh tak bisa menolak apa yang menjadi kewajibannya. Hubungan timbal balik ini diatur dalam Al Qur'an, kitab suci kaum muslimin.

Pandangan Kaum Komunis Indonesia[sunting | sunting sumber]

Berawal dari ISDV, lalu ke SI Semarang dan kemudian ke Partai Komunisme India atau Partai Komunis Indonesia (PKI), pandangan kaum komunis di Indonesia cukup beragam dalam menghadapi apa arti dari proletariat. Setidaknya hal ini terjadi karena akar yang kuat dan sulit untuk di patahkan dari adat dan agama Islam di setiap insan orang Indonesia yang beraliran komunis. Ada beberapa tokoh yang berpengaruh dalam PKI, antara lain Tan Malaka dan Semaoen di era awal PKI, Muso pada zaman Revolusi Indonesia, dan D.N. Aidit di era pasca perang kemerdekaan. Dari tokoh-tokoh tersebut, Tan Malaka memiliki pandangan yang berbeda tentang komunisme di Indonesia tentang bagaimana proletar bergerak. Tan Malaka memandang perlu adanya ikut serta kaum priyayi yang mempunyai streotip sama dengan kaum borjuis, sedang kaum fanatik Uni Soviet setuju kalau proletar harus bergerak sendiri karena priyayi atau borjuis akan mendukung pemerintah (dalam hal ini Kolonial Belanda). Namun tentang bagaimana mereka mendeskripsikan tentang kaum proletar adalah sama.
https://id.wikipedia.org/wiki/Proletariat



Surat Edaran Marx dan Engels (1848)
Manifesto Partai Komunis [1]
Ada hantu berkeliaran di Eropa—hantu Komunisme. Semua kekuasaan di Eropa lama telah menyatukan diri dalam suatu persekutuan keramat untuk mengusir hantu ini: Paus dan Tsar, Metternich [12] & Guizot [13], kaum Radikal Perancis [14] dan mata-mata polisi Jerman.

Di manakah ada partai oposisi yang tidak dicaci sebagai Komunis oleh lawan-lawannya yang sedang berkuasa? Di manakah ada partai oposisi yang tidak melontarkan kembali cap tuduhan Komunisme, baik kepada partai-partai oposisi yang lebih maju maupun kepada lawan-lawannya yang reaksioner?

Dua hal timbul dari kenyataan ini.
I. Komunisme telah diakui oleh semua kekuasaan di Eropa sebagai suatu kekuasaan pula.
II. Telah tiba waktunya bahwa kaum Komunis harus dengan terang-terangan terhadap seluruh dunia menyiarkan pandangan mereka, cita-cita mereka, tujuan mereka, aliran mereka,dan melawan dongengan kanak-kanak tentang Hantu Komunisme ini dengan sebuah manifesto dari partai sendiri.

Untuk maksud ini, kaum Komunis dari berbagai nasionalitet telah berkumpul di London, dan merencanakan manifesto berikut ini untuk diterbitkan dalam bahasa Inggeris, Perancis, Jerman, Italia, Vlam dan Denmark.

I. Kaum Borjuis dan kaum proletar [a]
Sejarah dari semua masyarakat:[b] yang ada hingga sekarang ini adalah sejarah perjuangan kelas.
Orang-merdeka dan budak, patrisir dan plebejer [16], tuan bangsawan dan hamba, tukang-ahli [c] dan tukang pembantu, pendeknya: penindas dan yang tertindas, senantiasa ada dalam pertentangan satu dengan yang lain, melakukan perjuangan yang tiada putus-putusnya, kadang-kadang dengan tersembunyi, kadang-kadang dengan terang-terangan, suatu perjuangan yang setiap kali berakhir dengan penyusunan-kembali masyarakat umumnya atau dengan sama-sama binasanya kelas-kelas yang bermusuhan.
dan seterusnya.....


Nama Batavia berasal dari suku Batavia, sebuah suku Jermanik yang bermukim di tepi Sungai Rhein pada Zaman Kekaisaran Romawi. Bangsa Belanda dan sebagian bangsa Jerman adalah keturunan dari suku ini. ... Dan seluruh awaknya yang berjumlah 268 orang berlayar dengan perahu sekoci darurat menuju kota Batavia ini.  https://www.google.com/search?q=asal+usul+nama+batavia&oq=Asala+usul+nama+batabia&aqs=chrome.1.69i57j0l5.14605j0j8&sourceid=chrome&ie=UTF-8 
Pertempuran pertama dalam rangkaian Perang Seratus Tahun, yang mempertemukan kerajaan Prancis dengan kerajaan Inggris, terjadi di wilayah Sluys. Pertempuran yang berakhir pada 1340 itu memaksa Prancis untuk mengakui kekuatan pasukan Inggris yang lebih kuat.
Pada 1346, pasukan Inggris sempat terdesak oleh serangan balasan yang dilakukan oleh pasukan Prancis. Mereka pun memutuskan untuk membuat pertahan di atas bukit Crecy, yang terkenal sulit dilalui karena tanahnya yang berlumpur. Pasukan Prancis yang bernafsu ingin memburu pasukan Inggris terus mengejar hingga mereka memutuskan untuk mendaki gunung lumpur tersebut. Alhasil strategi pasukan Inggris berjalan baik, pihak Prancis mengalami kesulitan menguasai medan pertempuran. Pasukan Inggris pun dapat dengan mudah memukul pasukan Prancis. Pertempuran yang terjadi pada 26 Agustus 1346 di bukit Crecy itu sangat merugikan kerajaan Prancis. Mereka kehilangan banyak ksatria terbaik mereka, sehingga butuh waktu lama untuk memulihkan pasukannya kembali. Di lain pihak, pasukan Inggris berhasil mencoba senjata baru mereka, yaitu sebuah busur panjang yang diketahui sanggup menembus baju baja milik pasukan Prancis. Setelah menghancurkan pasukan Prancis, pasukan Inggris bergerak menguasai kota Calais. Penduduk Prancis yang berada di kota tersebut dipersilahkan untuk meninggalkan kota tanpa adanya pertumpahan darah. Kota Calais kemudian disiapkan oleh pasukan Inggris sebagai tempat untuk bermukim rakyat Inggris yang datang di kemudian hari.
Pada 1356, Inggris berhasil memperoleh kemenangan besar setelah menaklukan wilayah Poitiers. Kesuksesan mereka semakin terasa istimewa manakala mereka berhasil menawan penguasa Prancis ketika itu, Jeanle Bon. Pemerintah Prancis pun kemudian menyerahkan sejumlah koin emas untuk menebus Jeanle Bon. Peristiwa itu membuah pasukan Inggris dengan lulasa menguasai Prancis bagian barat. Selanjutnya dilakukan sebuah gencatan senjata selama beberapa tahun dari pihak Inggris maupun Prancis.Pertempuran antara dua kerajaan besar Eropa itu kembali terjadi pada 29 September 1364 di kota Auray, Prancis. Berawal dari pengepungan kota Auray oleh pasukan Inggris di bawah komando Sir John Chandos, pasukan Prancis mencoba mempertahankannya di bawah pimpinan Charles de Blois. Kemudian terjadi beberapa kali pertempuran dan gencatan senjata untuk waktu yang cukup panjang.
Pada 1415, meletus sebuah pertempuran di wilayah Agincourt. Kala itu pemerintahan Inggris dipegang oleh raja Henry V. Ia berencana mengulang kembali kemenangan besar Inggris di Calais, yang selalu dikenang oleh rakyat Inggris. Upaya yang dilakukan Raja Henry V itupun berakhir dengan kemenangan pihak Inggris. Mereka berhasil menguasai Agincourt setelah melalui pertempuran yang cukup panjang. Dengan kemenangan itu, praktis pemerintah Inggris berkuasa di wilayah Prancis bagian barat dan utara. Pertempuran Agincourt juga dikenal sebagai puncak kejayaan kekuasaan Inggris di wilayah Prancis.
Setelah Henry V, kini giliran putranya, Henry VI yang memerintah di tahta kerajaan Inggris. Di lain pihak, Charles VI, digantikan oleh Charles VII sebagai penguasa di Prancis. Banyak panglima perang Prancis yang kecewa dengan naiknya Charles VII karena dinilai terlalu lemah dan tidak memiliki ambisi untuk menguasai kembali wilayah Prancis dari kerajaan Inggris. Hingga akhirnya muncul seorang gadis berusia 17 tahun, bernama Jeanne d’Arc, yang mengkalim bahwa dirinya telah mendapat bisikan dari Tuhan untuk mengambil langkah menyelamatkan pemerintah Prancis.
Pada 1428, Inggris berambisi menguasai wilayah Orleans dari tangan pasukan Prancis. Pasukan Inggris berhasil mengepung wilayah Orleans, namun bala bantuan pasukan Prancis datang dari sisi selatan, yang membuat pertahanan pasukan Inggris menjadi berantakan. Pasukan Prancis yang diperkuat oleh Jeanne d’Arc itu pun berhasil merepotkan pasukan Inggris. Akhirnya setelah melalui serangkaian pertempuran, pasukan Inggris memilih untuk mundur meninggalkan Orleans.
Peristiwa mundurnya pasukan Inggris dari pertempuran di wilayah Orleans telah membangkitkan semangat pasukan Prancis. Jeanne d’Arc muncul sebagai salah satu tokoh penting yang menyadarkan bahwa pasukan Inggris bukan tidak mungkin untuk dikalahkan. Jeanne d’Arc pun menjadi idola baru bagi rakyat Prancis. Kemenangan Prancis di Pertempuran Orlenas menjadi titik balik rangkaian peperangan, yang kali ini lebih banyak dimenangkan oleh pasukan Prancis.
Jeanne d’Arc kemudian menginisiasi pasukan Prancis agar melakukan serangan ke wilayah Reims yang sedang dikuasai Inggris. Awalnya banyak pihak yang meragukan strategi tersebut, namun Jeanne d’Arc meyakinkan pasukan Prancis bahwa kota Reims, yang merupakan kota suci bagi penobatan raja, dapat menjadi awal dari munculnya semangat rakyat Prancis. Jika raja Charles VII dapat dinobatkan sebagai raja di Reims, maka moral rakyat Prancis akan naik seiring dengan disahkannya kekuasaan raja mereka.


KERAJAAN GOA INDIA MACCASSAR (Dalam versi lain)
Sejarah Goa tanggal kembali ke zaman prasejarah , meskipun saat ini kondisi Goa hanya didirikan baru-baru ini sebagai 1987. [1] Terlepas dari menjadi negara terkecil di India berdasarkan wilayah , sejarah Goa adalah panjang dan beragam. Ini memiliki banyak kesamaan dengan sejarah India , terutama yang berkaitan dengan pengaruh kolonial dan estetika multi-budaya .
Ukiran batu Usgalimal , milik periode paleolitik atau mesolitik atas , menunjukkan beberapa jejak awal pemukiman manusia di India. Kerajaan Mauryan dan Satavahana memerintah Goa modern selama Zaman Besi.

Selama periode abad pertengahan, Goa diperintah oleh kerajaan Kadamba , Kekaisaran Vijayanagara , Kesultanan Bahmani dan Kesultanan Bijapur .

Portugis menginvasi Goa pada 1510 , mengalahkan Kesultanan Bijapur . Inkuisisi Goa , didirikan pada 1560, menganiaya umat Hindu , Muslim , dan minoritas agama lainnya. Pemerintahan Portugis berlangsung sekitar 450 tahun, dan sangat memengaruhi budaya , masakan , dan arsitektur Goan.

Pada tahun 1961, Angkatan Darat India menyerbu dan mencaplok Goa setelah pertempuran 36 jam. Wilayah ini dimasukkan sebagai wilayah persatuan Goa, Daman dan Diu . Pada tahun 1987, Goa diberi status kenegaraan. Goa memiliki salah satu PDB per kapita tertinggi dan Indeks Pembangunan Manusia di antara negara-negara India.

Leben[Bearbeiten | Quelltext bearbeiten]

Lambert entstammte dem Patriziergeschlecht Reynst. Er verehelichte sich mit Alida Bicker, einer Tochter des Bürgermeisters Cornelis Bicker. Zu seinen Verwandten gehörte auch Johan de Witt.[2] Reynst arbeitete anfangs als Advokat. Zwischen den Jahren 1649 und 1655 war er als Ratsherr der Admiraliteit des Noorderkwartiers tätig. Zwischen den Jahren 1656 und 1667 bekleidete Reynst das Schoutsamt der Stadt Amsterdam.[3] Im Jahre 1667 wurde er einer der Bewindhebber der Niederländischen Ostindien-Kompanie. Im Jahre 1667 erfolgte Reynsts Belehnung mit der Ambachtsherrlichkeit Amstelveen und Nieuwer-Amstel.[4] Während seiner Bürgermeisterschaft zwischen 1667 und 1672 empfing er Cosimo III. de’ Medici in der Schouwburg van Van Campen.
Als die Republik im Rampjaar 1672 durch England und Frankreich angegriffen wurde, stellte sich die Bevölkerung gegen die Gebrüder Johan und Cornelis de Witt. Nach dem Regimewechsel wurde die De Graeff-Regierung nebst ihren Verwandten Lambert Reynst aus der Stadtverwaltung ausgegliedert. Neben seinem Amt als regierender Bürgermeister verlor er auch die Ambachtsherrlichkeit an Johann Hudde.


Joseph Collett (1673–1725) was a British administrator in the service of the British East India Company. He served as the deputy-governor of Bencoolen from 1712 to 1717 and as governor of the Madras Presidency from 1717 to 1720. He built Hertford Castle in England and stood for election to the British Parliament.
Preceded by
Edward Harrison
President of Madras
8 January 1717 – 18 January 1720
Succeeded by
Francis Hastings


https://www.google.com/search?newwindow=1&safe=strict&sxsrf=ALeKk03xkPGFi7hB-PIfqFWd2Zh_s3cwiA:1594998424623&q=dime&tbm=isch&source=iu&ictx=1&tbs=simg:CAESlwIJs9UrKqOdTG8aiwILELCMpwgaYgpgCAMSKK8DkhfeCdAelQyyFtQe0x7hF8cV4CncJKw0-i34N_1Y39DeQLvkthyIaMFbOqyvHwv53StiqksdYIseHE5KHA_1L_1RuqMYBPxmx11Qqk4_1kMCxsWYyS4C_1dHGCyAEDAsQjq7-CBoKCggIARIEEXhQVAwLEJ3twQkagwEKFwoEZGltZdqliPYDCwoJL20vMDIwd2drChYKBGNhc2japYj2AwoKCC9tLzBmZDZxChkKB3F1YXJ0ZXLapYj2AwoKCC9tLzA3d185ChoKBnNpbHZlctqliPYDDAoKL20vMDI1c2Y4eAoZCgZlbWJsZW3apYj2AwsKCS9tLzAxd2s5Yww&fir=EDthKla7AW0nxM%252CuBtrSFAKH_udoM%252C_&vet=1&usg=AI4_-kQAOte-dH-HNmq1NsdtK3WtejthCw&sa=X&ved=2ahUKEwji7pCUyNTqAhX_6XMBHa0jBsQQ9QEwGHoECAsQMA&biw=1242&bih=568#imgrc=EDthKla7AW0nxM&imgdii=rbDUasX80r5vmM